Hari ini 24 April, 2011 jam 1.39 AM
Banyak hal yang pengen gue gapai, tapi sepertinya gue adalah orang yang masih suka menunda-nunda. Satu hal yang harus diperbaiki adalah penundaan ini. Sedikit introspeksi juga, akhir-akhir ini gue lagi memikirkan kekurangan-kekurangan dalam diri dan kepribadian gue yang harus diubah. Melihat sikap orang lain dan melihat diri gue sebagai perbandingan yang harus segera diperbaiki.
Gue banyak belajar dari seseorang, sebut saja dia joni (karena kebetulan cowok). Gue sangat teramat berterimakasih atas doanya dua tahun yang lalu dan apapun wejengan lo selama 2 tahun terakhir ini. Itu membuka mata gue dan sedikit informasi, doa lo perlahan terkabul loh :')
Gue gak pernah tau umur gue akan sampe kapan, gue cuma pengen ngebanggain orang tua dan bikin mereka gak pernah menyesal mengeluarkan uang milyaran rupiah buat gue.
Sedikit renungan buat kita semua..
Gue selalu diingetin sama nyokap "Jadi orang baik itu susah, jadi orang jahat itu gampang" Awalnya, gue mikir bosen itu mulu nasihatnya, tapi semakin gue besar, semakin temen gue banyak, semakin kebuka mata gue kalo dunia itu ya seperti apa yang dilihat orang tua gue yg udah pernah muda bukan gue yang lagi di masa muda. Kalo buat gue dunia ini sekarang asik, serba mudah, buat orang tua gue, ini hancur dan berantakan. Semakin dewasa harusnya semakin menginginkan yg lebih muda dari lo itu lebih baik, bukannya iri ketika yg lbh muda dari elo itu sukses. Bener kata bokap, seorang anak harus bisa mengalahkan orang tuanya dalam segala aspek. Rajin sholat, rajin belajar, segalanya deh.
Orang tua gue gakpernah maksa gue untuk ini itu ini itu. Mereka cuma butuh niat dari gue sendiri. Kadang kalo gue mau pergi sama temen, gue melihat keraguan di mata mereka. Waktu itu, gue lagi naik busway, sebelah gue adalah ibu-ibu yang lagi gendong bayi. Gue mikirin apa yg kira-kira ada di pikiran ibu itu. Pasti berharap anaknya sholeh, penurut, baik, pintar, rajin, segala yg baik tentunya. Kadang kita sebagai anak tuh suka lupa sama hal itu. Apalagi di masa remaja ini. Gak berasa gue udh 15 tahun.
Pasti banyak yang berubah dari gue di mata orang tua gue. Gue udah kayak punya dunia sendiri.
Ah, curhat kan :') Tapi, ya inilah yang di pikiran gue sekarang. Orang tua. Mereka emang hal terbaik yang di punya. Sedih rasanya kalo natap mata mereka yg udah mulai tua. Sedih juga rasanya inget mereka mulai hidup dari 0 sampe sekarang.
Kalo ngeliat mereka tidur tuh rasanya pengen dipeluk terus. Sedih juga mengingat gue udah besar, bukan anak kecil lagi. Bentar lagi kuliah, kerja, menikah, punya anak. Mereka semakin tua dan meninggalkan gue...
Gue bahkan belum siap walaupun sebenarnya semua manusia harus siap karena pasti akan dipanggil. Seperti kakak 45, camr kuat :'D